Monday, June 28, 2010

Beberapa Hal sebelum Menikah


Spoiler for Empat Pertanyaan Finansial sebelum Menikah:

MEMBICARAKAN masalah keuangan dengan pasangan sebelum melangsungkan pernikahan barangkali terdengar agak kurang etis. Akan tetapi, berdikusi secara jelas dan terbuka mengenai isu tersebut perlu dibiasakan sejak dini demi kelangsungan hidup berumah tangga kelak.

Ketika Anda dan pasangan sudah berkomitmen untuk berbagi suka dan duka dalam sebuah ikatan perkimpoian, Anda berdua juga harus siap berbagi masalah keuangan. Nah, berikut ini adalah empat pertanyaan seputar keuangan yang sebaiknya telah Anda temukan jawabannya sebelum menggelar resepsi pernikahan:

1. Nilai aset
Pernyataan seputar berapa nilai total aset yang dimiliki oleh pasangan mungkin bukan hal yang pantas untuk ditanyakan saat kencan pertama. Akan tetapi, jika Anda telah menjalin hubungan dalam jangka waktu cukup lama, mencari tahu berapa nilai kekayaan yang dimiliki oleh pasangan merupakan hal yang wajar dilakukan.

Selain jumlah tabungan di bank, tidak ada salahnya mencari tahu mengenai tabungan dana pensiun, nilai investasi, atau nilai utang yang mungkin dimilikinya. Jika menemukan skor kreditnya tidak begitu baik, Anda mungkin ingin bertanya bagaimana hal itu bisa terjadi, dan apa rencananya untuk mengatasi persoalan tersebut.

2. Rencana karier dan keuangan
Pada tahap ini Anda dan si dia mungkin sudah saling mengetahui profesi apa yang digeluti masing-masing pihak, dan berapa besar uang yang dihasilkan dari pekerjaan tersebut. Akan tetapi, semua itu belum cukup. Anda berdua juga perlu mendiskusikan apa yang akan dilakukan dan dicapai dalam jangka waktu satu tahun, lima tahun, sepuluh tahun, bahkan dua puluh tahun dari sekarang.

Pertimbangkan langkah-langkah apa yang harus diambil untuk menjadikan cita-cita tersebut terwujud. Apakah ada kesempatan untuk mendapatkan jenjang karier sesuai keinginan di perusahaan tempat Anda bekerja saat ini? Atau apakah Anda harus pindah ke perusahaan lain yang menawarkan masa depan lebih cemerlang dengan gaji yang lebih memuaskan?

3. Jenis investasi
Selain mengetahui nilai total aset masing-masing, cari tahu juga detail mengenai di mana aset itu disimpan untuk mengetahui gaya masing-masing pihak dalam mengelola keuangan. Misalnya, seseorang yang menanamkan sebagian besar modal ke dalam pasar saham yang sedang tumbuh bisa dibilang berani mengambil risiko.

Sementara itu, seseorang yang menginvestasikan sebagian besar dananya ke dalam reksadana lebih berhati-hati dan tidak ngoyo dalam mengambil keputusan.

4. Larinya pengeluaran
Teliti anggaran keuangan masing-masing orang untuk mengetahui jejak pengeluarannya. Jika selama ini Anda dan pasangan belum terbiasa membuatnya, sudah waktunya memulai kebiasaan baik tersebut. Anggaran keuangan merupakan sebuah ilustrasi yang menggambarkan kebiasaan seseorang dalam mengeluarkan uang. Dari sana, Anda dan pasangan dapat menentukan apakah kebiasaan masing-masing pihak sejalan atau justru bertolak belakangan. Lantas jika bertolak belakang, langkah apa yang harus diambil untuk mengatasinya?

Diskusikan masalah keuangan Anda dengan pasangan secara teratur, sambil meng-update terus rencana keuangan serta anggaran keuangan Anda. (OL-08) (sumber)


Spoiler for Empat Pertimbangan sebelum Menikah:

BEBERAPA pekan menjelang hari pernikahan sering menjadi ujian berat bagi kedua calon mempelai. Menjelang hari-H tersebut, berbagai keraguan dan pertanyaan seperti, ''Apakah saya melakukan hal yang benar?'' kerap datang menyelusup.

Lantas, apa yang harus dilakukan jika Anda berada dalam posisi tersebut? Berikut ini adalah sejumlah hal yang patut Anda pertimbangkan sebelum melangkah ke pelaminan, seperti dikutip Brides Magazine:

1. Jangan mengabaikan sinyal-sinyal peringatan yang Anda rasakan. Misalnya: rasa ragu berkepanjangan mengenai konflik antara Anda dan tunangan entah salah satu di antara Anda menjadi pemarah atau menarik diri, ketidakmampuan untuk menentukan dan terlibat dalam detail pesta pernikahan, serta kurangnya minat yang ditunjukkan.

2. Analisa kecemasan itu, dan cermati apa yang memprovokasi rasa stres tersebut. Dapatkan Anda menyelesaikan perbedaan-perbedaan yang ada? Jika tidak, barangkali Anda merasa cemas tentang pernikahan itu sendiri, bukan hanya stres karena rencana pesta pernikahan. Para pakar mengatakan, indikator hubungan yang baik bukanlah apakah Anda memiliki masalah atau tidak, melainkan bagaimana kemampuan Anda untuk memecahkan masalah tersebut bersama-sama.

3. Minta bantuan profesional. Konseling pranikah dapat membantu pasangan untuk mengatasi perbedaan-perbedaan. Jalani terapi dengan mata terbuka lebar, dan pergilah sejak jauh-jauh hari pada tahap awal perencanaan pernikahan.

4. Jika semua itu tidak berjalan sesuai rencana, turuti kata hati Anda. Jangan menyalahkan siapa pun atas keadaan tersebut. Ambil keputusan secara bijaksana dan pertimbangkan secara matang untuk kebahagiaan Anda berdua. (*/OL-08) (sumber)


Empat Kriteria Perempuan Layak Dinikahi:

SEORANG laki-laki bisa saja menghabiskan waktu bertahun-tahun merajut asmara dengan seorang perempuan, namun tiba-tiba ragu melanjutkannya ke jenjang pernikahan. Setelah memutuskan hubungan dengan berkilah dirinya belum siap berumahtangga, beberapa waktu kemudian terdengar kabar bahwa dia dan kekasih barunya baru saja bertukar janji setia dalam upacara pernikahan.

Lantas, hal apa yang sebetulnya menjadi tolok ukur bagi seorang laki-laki untuk menjadikan seorang perempuan sebagai pendamping hidup?

Menurut Willard Harley Jr., Ph.D., penulis buku berjudul I Promise You: Preparing for a Marriage That Will Last a Lifetime, chemistry dan passion merupakan dua faktor yang menjadi pertimbangan seorang lelaki untuk memutuskan menikahi kekasihnya. Selain itu, sejumlah sikap dan tingkah laku tertentu juga menjadi dasar baginya untuk mengambil keputusan itu. Berikut ini adalah sejumlah kriteria pasangan hidup yang dicari oleh setiap lelaki:

1. Penuh kejutan dan menyenangkan
Perempuan yang penuh dengan kejutan dan menyenangkan tidak pernah membosankan. Lelaki menyukai perempuan yang selalu tertarik dengan berbagai hal baru dan berpandangan luas tentang dunia. Berbagai aksi yang dilakukan secara spontan dan tidak dapat diprediksi membuat lelaki berdebar-debar penasaran dan dihantui sejuta pertanyaan tentang rencana baru yang melintas di kepala Anda.

Dengan tidak membiarkan hidup menjadi statis, Anda menghapus kekhawatiran mengenai kehidupan perkimpoian yang tumpul dan membosankan. Bersama Anda, lelaki merasa hidup akan selalu seru dan penuh dengan petualangan.

2. Independen dan pergaulan luas
Seorang lelaki akan merasa tersanjung saat menyadari dirinya menjadi salah satu elemen penting dalam kehidupan Anda. Akan tetapi, lain cerita jika dia mendapatkan kesan bahwa dirinyalah pusat semesta bagi Anda. Itu sebabnya perempuan yang menjaga independensi dan tidak tergantung meskipun telah menjalin hubungan serius, memancarkan daya tarik sebagai calon pendamping hidup idaman.

''Perempuan yang tergantung penuh pada pasangannya untuk memperoleh kebahagiaan merupakan hal yang menakutkan bagi laki-laki. Laki-laki tidak ingin merasa tercekik atau sepenuhnya bertanggungjawab terhadap kebahagiaan pasangannya,'' ujar Alon Gratch, Ph.D., penulis buku berjudul If Love Could Think.

Menurut Gratch, pasangan yang dinilai ideal oleh laki-laki yakni yang memandang kehidupan berpasangan sebagai sebuah hubungan kemitraan yang kokoh, di mana ia dan suaminya tetap memiliki identitas terpisah.

3. Penuh kasih sayang
Seperti telah disebutkan di atas, laki-laki memang menyukai perempuan independen yang tidak sepenuhnya tergantung kepada orang lain. Akan tetapi, ada perbedaan mendasar antara sikap independen dengan sikap memisahkan diri. Laki-laki merasa nyaman berada di samping perempuan yang sesekali mampu menunjukkan sisi feminin dan selalu memberikan dukungan.

''Laki-laki memandang kehidupan sebagai sebuah perjuangan atau pertempuran. Mereka menginginkan seseorang yang selalu berada di sisi mereka setiap waktu, melewati pahit manis kehidupan,'' kata Gratch.

Akan tetapi, bukan berarti Anda harus menjadi ibu bagi si dia dan mengurusi hingga detail terkecil kehidupannya. Cukup melakukan hal-hal kecil yang berarti untuk menunjukkan kasih sayang Anda kepadanya. Misalnya, merawat si dia ketika sedang sakit atau memberikan pujian sebagai apresiasi atas keberhasilannya merampungkan proyek sulit di kantor.

4. Memotivasi
Laki-laki tidak ingin kekasihnya terlalu cerewet dan mengatur mereka untuk melakukan ini dan itu. Akan tetapi, mereka benar-benar menghargai suntikan semangat yang Anda berikan untuk membantunya mencapai tujuan-tujuan apapun dalam hidup.

''Laki-laki mengagumi perempuan yang mendorongnya untuk melakukan hal terbaik dan bertanggungjawab, selama semua itu ditujukan demi kebaikannya dan bukan untuk mengaturnya,'' jelas Harley. (OL-08) (sumber)

0 comments:

Post a Comment

Locations of Site Visitors

My Blog List